Posted by: Yayasan Lembaga Konsumen Independen | September 15, 2009

Daftar Kosmetik Tanpa Label Yang Diduga Palsu

Badan Pengawas Obat dan Makanan Bengkulu menemukan beberapa jenis kosmetik dan permen tanpa label dijual secara ilegal di sejumlah pusat perbelanjaan dan warung. Hal ini sangat berbahaya bagi kesehatan masyarakat.

Koordinator operasi BPOM Bengkulu, Efni Jasril, di Bengkulu, Senin (14/9), mengatakan, kosmetik dan makanan berbahaya itu ditemukan petugas saat melakukan razia dalam rangka penertiban makanan berbahaya, termasuk makanan siap saji, untuk berbuka puasa.

Dia mengatakan, keberadaan kosmetik dan permen yang dirazia tersebut ilegal sehingga tidak dapat dijamin bahan-bahan yang terkandung di dalamnya.

”Kami tidak menemukan adanya jaminan legalitas dari instansi terkait, seperti Departemen Kesehatan serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan, sehingga produk itu diduga kuat mengandung zat berbahaya,” katanya.

Kosmetik yang diragukan keasliannya itu antara lain Scholar Night Cream, Kis Revoli, Kenzo Parfum, Walya, Revlon Eyeshadow, Cianyu, Cianyu 02, Tomato, MAC mg01/904, dan Topsyese.

Razia yang digelar pekan lalu itu sesuai daftar keluhan yang diterima masyarakat dengan awal sasaran Salon Rudi Hadisuwarno di Jalan MT Haryono. Di tempat itu BPOM menemukan dan menyita puluhan merek kosmetik ilegal.

Tim BPOM kemudian meluncur ke pasar tradisional dan modern serta mendapatkan lima kios penjual kosmetik yang tidak dapat memperlihatkan dokumen resmi mereka. Dari tempat itu razia diteruskan ke Mega Mal Pasar Minggu, Bengkulu.

Petugas kembali menemukan puluhan kosmetik ilegal di sebuah kios mal. Produk itu langsung disita


Leave a response

Your response:

Categories