Produk Jamu Akar Dewa Di Gorontalo Ditemukan Mengandung Bahan Kimia Berbahya Oleh BPOM

Balai penelitian obat dan makanan (BPOM) Gorontalo kembali menemukan produk jamu yang mengandung bahan kimia obat (BKO). Karena penasaran karena produk jamu merk Akar Dewa yang terbilang cukup laris di pasaran, BPOM mencoba mengambil sampel produk jamu dari beberapa pasar tradisional yang ada di Gorontalo.

“Kami coba ambil sampel produk jamu ini minggu lalu kemudian langsung lakukan pemeriksaan kandungan sampel,” ujar Kepala BPOM Gorontalo Abdul Rahim kepada Tribun, Rabu (25/1/2012).

Dan ternyata benar saja, menurut Abdul kecurigaan pihaknya terbukti setelah dari hasil pemeriksaan sampel diketahui produk jamu cair ini positif mengandung senyawa kimia piroksikam.

“Fakta ini jelas menunjukkan bahwa produsen jamu ini melakukan pembohongan publik dengan menerangkan di bungkus produk kalau bahan-bahan yang digunakan alami dan tradisional,” ujarnya.

Menurut Abdul, adanya kandungan piroksikam dalam produk jamu Akar Dewa ini jelas merupakan golongan BKO dan tidak boleh ditambahkan dalam produk jamu apapun. “Tidak diperbolehkan ada BKO dalam produk jamu apapun,” ujarnya.

Piroksikan sendiri menurut Abdul merupakan senyawa kimia yang bisa ditemukan dalam beberapa produk obat untuk mengatasi penyakit reumatik. “Masalahnya senyawa kimia ini ada dalam produk jamu ini dan sama sekali tidak dituliskan juga berapa kandungannya,” terangnya.

Menurut Abdul penggunaan bahan kimia piroksikan dalam waktu lama dan kandungan yang berlebihan bisa mengakibatkan kerusakan ginjal bagi konsumennya.

Abdul menambahkan, pihaknya sudah turun ke semua penjual produk jamu ini dan memerintahkan untuk tidak boleh lagi menjual produk jamu yang berlebel Akar Dewa ini. “Kami sudah instruksikan semua toko dan pasar yang menjual produk ini untuk segera menariknya dari pasaran dan tidak boleh dijual lagi,” jelas Abdul.

Sementara itu, dalam kurun waktu satu minggu ke depan Abdul memastikan pihaknya sudah turun melakukan sidak semua produk bermerk Akar Dewa kemudian akan dimusnahkan. “Selama satu minggu ke depan kami akan terus lakukan sidak untuk menarik produk jamu ini dari pasaran,” tegasnya.

Mengingat produk jamu ini diproduksi dari Surabaya dan bukan dari Gorontalo, Abdul memastikan dirinya sudah menyurati BPOM pusat untuk menindaklanjuti temuan ini serta memastikan lokasi produksinya di Surabaya. “Karena di sampul produk tertera nomor ijin BPOM dan itu jelas dipalsukan,” ujar Abdul.

Menurutnya tindakan ini jelas murni pidana, dan pemilik pabrik dipastikan akan dikenai sangsi pidana UU kesehatan serta UU perlindungan konsumen. “Pasti yang bersangkutan akan kena sangsi padana,” tegasnya.

Dari pengamatan Tribun, produk jamu Akar Dewa ini berbentuk cair dan dibungkus dalam sampul plastik. Di bagian depan sampul produk tertera khasiat jamu untuk pegal linu dan asam urat serta jelas tertulis mengandung bahan alami.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s